Sejarah biomedis
Lahirnya ilmu biomedik diawali dengan dilakukannya pengamatan terhadap subjek sakit secara langsung, dicari tahu apa yang terjadi pada subjek yang bersangkutan dan tidak terjadi pada subjek sehat. Apabila berhasil dideskripsikan secara jelas, tepat, dan rinci, hal tersebut akan membuka peluang untuk upaya pengobatan dan pencegahannya.
Pada mulanya upaya tersebut dilakukan secara empiris atau berdasarkan pengalaman. Seiring dengan perkembangannya manusia mencoba untuk menjelaskan hal yang terjadi, namun seringkali masih bersifat spekulatif bahkan berbau mistik, bersifat coba-coba, dan seringkali diasosiasikan dengan kepercayaan setempat atau gejala alam yang umum. Hal tersebut merupakan ciri-ciri dari pengobatan tradisional.
Contohnya seseorang yang sakit edema seringkali dikaitkan dengan sungai banjir. Banjir terjadi pada musim hujan, kondisinya basah dan lembab, sehingga untuk mengobatinya haruslah menggunakan bahan yang panas dan kering. Kemudian diambillah bahan alam yang bersifat demikian tanpa ada penjelasan lebih lanjut.
Bersamaan dengan adanya perkembangan kebudayaan manusia, pengetahuan tersebut terakumulasi dan terseleksi. Hal yang tidak relevan akan tersingkir dengan sendirinya, namun cara tersebut memerlukan waktu yang lama dan subjek pengamatan yang besar, selain itu juga memiliki resiko yang tinggi.
Sejalan dengan perkembangan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, fungsi dan kerja suatu makhluk hidup sampai ke tingkat mendasar dapat diketahui. Lebih jauh lagi penguasaan yang baik terhadap ilmu-ilmu alam seperti fisika, kimia, dan biologi akan membantu memberikan deskripsi yang tajam dan prediksi yang tinggi. Sebagai contoh bagaimana suatu gen serta suatu sel berfungsi dan bekerja di dalam tubuh makhluk hidup, bagaimana memilih dan merancang senyawa kimia (alami atau sintetis) dengan dosis kecil dan efek samping yang minimum untuk mengobati penyakit. Dengan demikian metode tradisional seperti yang disebutkan di atas yang bersifat coba-coba, memerlukan waktu lama dan subjek dalam jumlah besar yang terpapar pada penyakit, serta bersifat untung-untungan dapat dihindari.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, disadari atau tidak, sejak lama sudah berkembang suatu cabang dari ilmu kedokteran yaitu ilmu biomedik. Istilah biomedik berasal dari dua kata yaitu bios artinya hidup dan medicus artinya obat. Maksudnya ialah suatu ilmu dan tindakan pengobatan untuk mempertahankan hidup makhluk hidup dari penyakit. Atau dapat pula didefinisikan, ilmu biomedik ialah cabang ilmu kedokteran yang menggunakan asas dan pengetahuan dasar ilmu-ilmu alam untuk menjelaskan fenomena kehidupan dari tingkat sel, jaringan, organ, dan organisme utuh hubungannya dengan penyakit serta mencarikan atau mengembangkan cara dan atau bahan yang tepat, baik untuk mencegah ataupun mengobatinya.
Komentar
Posting Komentar